7 Langkah jitu Atasi Penyakit Egg drop syndrome (EDS)

7 Langkah jitu Atasi Penyakit Egg drop syndrome (EDS)

Penyakit Egg drop syndrome (EDS) disebabkan oleh virus Avian Adenovirus tipe I, yang mempunyai kemampuan mengaglutinasi sel darah merah. Penyakit EDS biasanya menyerang ayam petelur menjelang puncak produksi, yaitu sekitar umur 25-26 minggu. 

7 Langkah jitu Atasi Penyakit Egg drop syndrome (EDS)

 

Ayam yang terserang penyakit EDS akan tampak sehat dan tidak memperlihatkan gejala sakit namun terjadi penurunan produksi yang sangat drastis disertai penurunan kualitas telur. Kerabang telur berubah warna menjadi lebih pucat, menipis atau bertekstur kasar serta berubah bentuk (mengecil), bahkan ditemukan juga telur tidak berkerabang. 

Produksi telur dapat turun mencapai 20-40% selama 6-10 minggu. Gejala klinis spesifik tersebut muncul 7-9 hari setelah infeksi virus. Dari hasil bedah ayam, dapat dijumpai perubahan patologi anatomi berupa oviduct yang menjadi kendur dan terdapat oedema (penimbunan cairan) pada jaringan subserosa-nya.

Penyakit EDS merupakan penyakit viral (virus) yang tidak ada obatnya, oleh karena itu penerapan biosecurity secara ketat, pelaksanaan tata laksana pemeliharaan yang baik, dan vaksinasi secara tepat merupakan pencegahan penyakit EDS yang paling tepat.

Vaksinasi EDS pada masa pullet dilakukan pada umur 15-16 minggu atau sekitar 2-3 minggu sebelum masa produksi. Jika hasil uji monitoring titer antibodi selama masa produksi ditemukan adanya gambaran titer EDS yang menyimpang dari baseline titer, maka hal ini bisa menjadi pertimbangan untuk dilakukan vaksinasi ulang.

7 Langkah jitu Atasi Penyakit Egg drop syndrome (EDS)

  • Lakukan seleksi dan isolasi pada ayam yang terserang berdasarkan tingkat keparahan penyakit. Lakukan seleksi pada ayam ayam yang sudah parah atau tidak produksi selama 5-7 hari atau dilihat dari kontinuitas bertelurnya.
  • Berikan vitamin untuk meningkatkan stamina tubuh ayam dengan menggunakan Vita Stress ataupun Fortevit. Terapi suportif dengan imunostimulan (Imustim) bisa diberikan untuk menjaga fungsi kekebalan tubuh.
  • Berikan ransum dengan nutrisi yang sesuai kebutuhan ayam di tiap periode pemeliharaannya terutama untuk kandungan protein, asam amino, energi, asam lemak, kalsium, fosfor dan vitamin D (berperan pada pembentukan telur). Selain itu, perlu ditambahkan juga suplemen vitamin seperti Strong Egg atau Egg Stimulant untuk membantu meningkatkan dan memperpanjang produksi telur.
  • Desinfeksi kandang dan peralatan menggunakan Medisep atau Neo Antisep. Lakukan desinfeksi pada air minum menggunakan Desinsep untuk mengurangi penularan penyakit lewat air minum.
  • Lakukan monitoring titer antibodi terhadap EDS secara rutin minimal 1 bulan sekali untuk melihat status titer antibodi dan menentukan jadwal vaksinasi ulangan (revaksinasi). Monitoring titer antibodi EDS yang dilakukan secara rutin akan memberikan gambaran baseline titer (titer standar) dari suatu peternakan. Jika setelah dilakukan uji serologi, kemudian ditemukan adanya gambaran titer EDS yang menyimpang dari biasanya, maka hal ini bisa menjadi suatu peringatan dini (early warning system) terhadap kondisi ayam.
  • Jika ditemukan adanya infeksi sekunder bakteri, maka perlu pemberian antibiotik seperti Trimezyn, Neo Meditril atau Therapy.
  • Perbaiki manajemen pemeliharaan, kontrol berat badan rutin, pengaturan program pencahayaan, ciptakan kondisi yang nyaman, minimalkan faktor penyebab stres, serta berikan ransum dan air minum yang berkualitas dan sesuai kebutuhan tubuh. 

Semoga bermanfaat


Obati ayam bangkok yang Cacingan

Obati ayam bangkok yang Cacingan

 

Obati ayam bangkok yang Cacingan

Halo sahabat ayambangkokkita kali ini kami akan berbagi tentang bagaimana cara Obati ayam bangkok yang Cacingan. Salah satu pemicu ayam bangkok cacigan adalah karena kandang kurang bersih karena kurang perwatan yang memicu berkembangnya vektor atau perantara penyakit, misalnya lalat.

 Ciri ayam Bangkok yang Cacingan

Ayam Bangkok yang terkena cacingan akan terlihat pucat dan lesu, nafsu makannya berkurang, berat badan turun, kotoran basah atau bahkan encer, bulu kusut sehingga kemampuan mereka untuk berlaga menurun. Pada kasus yang parah juga dapat berdampak anemia sehingga sangat berpengaruh pada performa ayam. Jika ayam Bangkok terserang penyakit ini, maka harus segera ditangani agar segera sembuh dan performa ayam kembali prima.

Penyebab Cacingan

Larva lalat dan lalat dewasa dapat berperan sebagai inang perantara bagi infeksi cacing pita (Raillietina sp) pada ayam. Larva dan lalat dewasa sering kali termakan oleh ayam sehingga ayam dapat terserang cacing pita tersebut. Selain itu, lalat juga berperan sebagai vektor mekanik bagi cacing gilik (Ascaridia galli). Lalat sebagai vektor mekanik yakni berperan membawa telur atau larva cacing berpindah dari tempat satu ke tempat lain, hingga menempel pada pakan, air minum, atau media lainnya. Ayam kemudian akan terinfeksi cacing gilik jika menelan telur cacing bersamaan pakan atau air minum. Cacing gilik dan cacing pita tersebut merupakan jenis cacing yang sering menyerang ayam bangkok

Obati ayam bangkok Cacingan

Jika ayam Bangkok sudah terkena cacingan, pengobatan akan optimal jika teknik pengobatan dilakukan dengan tepat, meliputi tepat obat, tepat dosis, dan tepat teknik pemberian. Pemilihan obat cacing dikatakan tepat jika mempunyai spektrum kerja yang sesuai dengan jenis cacing yang menyerang (cacing gilik atau cacing pita). Namun jika ayam terserang cacing gilik sekaligus cacing pita maka ayam laga tersebut dapat diberikan obat cacing dengan spektrum kerja yang luas yaitu dengan produk Lavemid untuk ayam laga.

Pemberian obat cacing harus tepat dosis, yaitu dosis tunggal (satu kali pemberian). Kemudian terkait teknik pemberian obat cacing, memerlukan proses pengulangan. Pengulangan tersebut bisa disesuaikan dengan siklus hidup cacing dan kondisi kandang. Cacing gilik mempunyai siklus hidup 1-2 bulan, sedangkan cacing pita sekitar 1 bulan. Sehingga pemberian obat cacing dapat diulang 1-2 bulan kemudian.

.Semoga Bermanfaat


Alber-t Obat Kurap Untuk Ayam Bangkok

Alber-t Obat Kurap Untuk Ayam Bangkok

Salam ayam bangkok dari timur kali ini kami sajikan informasi tentang cara mengobati Ayam bangkok yang terkena Kurap (korepen). Sebagai penghobi ayam bangkok tentunya kita akan sedih jika melihat ayam bangkok kita terkena kurap hal ini membuat ayam jadi kurang sehat dan lemas.

Kurap pada ayam bisa lihat di bagian jengger ayam dan kepala ayam dengan berwarna putih dan jika di pegang akan rontok dalam bahasa jawa bluduk. Jangan spelekan hal ini karena tenaga ayam bangkok akan berkurang saat berlaga.

Alber-t Obat Kurap Untuk Ayam Bangkok

Cara Obati Kurap pada ayam bangkok adalah

  • Gosok bagian kulit ayam yang kena kurap hingga warna putihnya hilang
  • Basuh dengan Air Hangat
  • Gunakan saleb Alber-t  usapkan rata pada bagian yang terkena kurap
  • Lakukan hal ini dua kali sehari pagi dan sore dalam waktu seminggu kurap akan hilang

selain cara di atas anda bisa gunakan saleb selain Alber-t, namun di sini kami merekomendasikan untuk anda saleb yang cepat untuk penyembuh kurap(korep) adalah Aber-t




Mengenal Ayam KULANGI

Mengenal Ayam KULANGI

Mengenal Ayam KULANGI/DAKAN

Mengenal Ayam KULANGI ayam yang ada di daerah thailand, ayam ini mudah dipelajari. Mereka berbeda dari ayam broiler tradisional dalam hal struktur, tubuh panjang dan bobot rendah. Namun kenyataannya, ayam-ayam tersebut tidak kurus karena kuat dan bentuknya yang rapat.

Mereka jarang ditemukan di peternakan, karena jenis hewan ini menjadi favorit para penggemar ayam aduan. Di antara ciri-ciri spesies burung ini, serta aturan isinya, kami akan menjelaskannya di bawah ini.

  • Ayam jantan memiliki berat sekitar 3 kg, dan ayam jantan - hingga 6 kg. Ciri khas dari trah ini adalah:
  • Tubuh yang dimuat secara vertikal memiliki tulang yang kuat dan korset berotot;
  • Leher panjang yang kuat dengan otot yang berkembang dan tikungan sedikit ke depan.
  • Terikat erat pada tubuh dan sayap yang berdekatan
  • Bulu burung berwarna coklat muda, merah salmon atau hitam.
  • Kepala kecil, agak pipih
  • Paruh pendek kecil dengan lengkungan yang berbeda (Ditandai dengan semua jenis warna merah cerah);
  • Sisir valiform yang hampir tidak terlihat (pada ayam daripada pada ayam);
  • Mata oranye cerah
  • Kubus kecil berwarna merah muda atau putih;
  • Anting ungu hampir tidak terlihat. (Mungkin hilang)
  • Kaki kuning pucat panjang, lebar, ditandai dengan kekuatan, taji kuat, dan meta memanjang.
Ayam Kulangi adalah pelindung yang sangat baik dari "harem" mereka, tetapi penguasa yang berlebihan seringkali mengakibatkan cedera fatal bagi mereka yang memberikan ancaman sekecil apapun. Karena alasan ini, pemilik trah ini memiliki banyak masalah tambahan. Karena itu, peternak berpengalaman menyarankan untuk memantau 

Perilaku pasien berbulu dan pada waktunya menghentikan temperamen menakutkan mereka. Jika tidak, pertarungan ayam akan berlangsung sampai lawannya mati. Bagaimanapun, Dakan adalah yang pertama dari semua pejuang. Hal ini ditandai dengan mereka memberikan latihan teknik bertempur dengan sangat cepat dan dapat diulangi sesuai dengan perintah.






Tips obati ayam bangkok yang tiba tiba Lumpuh

Tips obati ayam bangkok yang tiba tiba Lumpuh

Sahabat ayam bangkok dari timur  yang berbahagia Kali ini kami akan berbagi informasi tentang Tips obati ayam bangkok yang tiba tiba Lumpuh, jika ayam bangkok kesayangan kita lumpuh maka kita akan sedih tapi jangan terlalusx lama sedihnya..hehe. segera obati.

Tips obati ayam bangkok yang tiba tiba Lumpuh

Sendi ayam yang bengkak atau radang (arthritis) bisa disebabkan oleh agen penyakit bakteri maupun virus. Beberapa bakteri yang dapat menyebabkan radang sendi antara lain Staphylococcus aureus, Mycoplasma synoviae dan Salmonella pullorum. Sedangkan yang diakibatkan oleh virus yaitu Reovirus.

Radang sendi yang disebabkan bakteri biasanya tidak spesifik hanya menyerang persendian, tetapi juga menyerang beberapa organ lain. Kebengkakan pada sendi baik akibat bakteri maupun virus pada mulanya akan menyebabkan sendi berisi eksudat bening yang selanjutnya bisa berubah menjadi purulen (bernanah), bahkan sampai membentuk massa padat seperti keju. Terbentuknya perkejuan pada sendi lebih sering terjadi pada kasus yang disebabkan oleh bakteri.

Radang sendi yang disebabkan oleh Mycoplasma synoviae biasanya bersifat akut, namun tidak menutup kemungkinan adanya kasus kronis. Infeksi ini paling sering terjadi pada peternakan ayam petelur komersial yang umurnya bervariasi (multi-age chickens). Radang sendi ini disebut synovitis, karena bakteri ini lebih menyebabkan peradangan pada lapisan synovial (lapisan tulang sendi). M. synoviae menyebabkan sendi bengkak dan panas. Keadaan radang yang parah menyebabkan ayam tidak mampu berdiri. Jika bagian yang bengkak dibedah, akan tampak massa seperti krim berwarna kekuningan sampai merah bata.

Sedangkan staphylococcosis yang disebabkan Staphylococcus aureus juga bisa mengakibatkan radang sendi hingga membengkak. Pada kasus staphylococcosis, kadang disertai pula dengan adanya kebengkakan di telapak kaki yang disebut bubulen atau bumble foot akibat adanya infeksi pada luka terbuka (menganga) di daerah telapak kaki. Infeksi S. aureus pada daerah persendian menyebabkan pembengkakan urat daging di sekitar persendian, kepincangan dan kadang-kadang menyebabkan ayam tidak mampu berdiri (lumpuh). Kelumpuhan pada ayam ini juga diperparah oleh kondisi telapak kaki yang bengkak.

Sementara pada penyakit pullorum yang disebabkan Salmonella pullorum, kadang-kadang ditemukan persendian kaki yang membengkak disertai bercak kemerahan yang berisi material gelatinous atau massa seperti krim berwarna oranye.

Bengkak sendi yang disebabkan oleh infeksi Reovirus dikenal dengan viral arthritis atau avian infectious synovitis. Viral arthritis pada ayam merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kelemahan kaki, kepincangan, putusnya tendon gastrocnemius (urat kaki), dan nekrosis (kerusakan jaringan) pada kaput femuralis (pangkal femur). Tendon yang terserang biasanya menjadi keras, fibrosis (terbentuknya jaringan ikat fibrosa) dan mengalami perlekatan dengan kulit sehingga tendon menjadi tidak berfungsi. Pada kasus lebih lanjut akan menyebabkan rusaknya tendon gastrocnemius pada salah satu kaki atau pada kedua kaki, serta akan terjadi nekrosis dari kaput femuralis yang mengakibatkan ayam kehilangan mobilitas (kemampuan gerak).

Tips obati ayam bangkok yang tiba tiba Lumpuh antara lain:

  • Jika kebengkakan sendi disebabkan oleh bakteri, berikan antibiotik seperti Neo Meditril, Amoxitin atau Proxan-S. Namun, jika kebengkakan sendi disebabkan oleh virus (Reovirus), maka penanganan yang bisa dilakukan hanya berupa terapi supportif (pemberian multivitamin) dikarenakan sampai saat ini belum ada obat yang efektif untuk membunuh virus. Pemberian antibiotik juga dapat dilakukan untuk mencegah infeksi sekunder.

  • Berikan multivitamin seperti Vita Stress, Fortevit atau Vita Strong untuk menjaga stamina tubuh ayam.

  • Pisahkan ayam yang mengalami kebengkakan sendi dari ayam yang masih sehat dan lakukan culling pada ayam yang kondisinya cukup parah (lumpuh)

  • Letakkan tempat ransum dan minum pada posisi yang tepat sehingga mudah dijangkau oleh ayam.

  • Lakukan semprot kandang dan desinfeksi peralatan kandang secara rutin setiap hari (selama terjadi kasus) menggunakan Medisep, Antisep atau Neo Antisep.

  • Lakukan sanitasi air minum setiap hari (selama terjadi kasus) menggunakan Medisep atau Desinsep.
Semoga bermanfaat.


Cegah Penyebaran Virus dan Baktei Pada Ayam Bangkok degan Neo Meditril-I

Cegah Penyebaran Virus dan Baktei Pada Ayam Bangkok degan Neo Meditril-I

Cegah Penyebaran Virus dan Baktei Pada Ayam Bangkok degan Neo Meditril-I agar kesehata ayam bangkok anda terjaga. jenis penyakit yang dapat di sembuhkan CRD kompleks, colisepticemia, korisa, kolera, dan infeksi bakteri lainnya.


Keunggulan NEO MEDITRIL-I

  • Berspektrum luas

NEO MEDITRIL memiliki daya kerja yang luas sehingga ampuh membunuh semua bakteri, termasuk bakteri Gram (-), seperti Escherichia coli, Salmonella sp., Haemophilus sp., Pasteurella multocida, Mycoplasma sp., maupun bakteri Gram (+) seperti Staphylococcus sp., dan Streptococcus sp.

  • Efektif

NEO MEDITRIL efektif menghambat kerja enzim DNA gyrase yang diperlukan untuk pembelahan inti sel bakteri sehingga bakteri tidak dapat tumbuh dan berkembang biak.

  • Ampuh

NEO MEDITRIL bekerja langsung pada inti sel bakteri yang merupakan bagian utama dari bakteri sehingga ampuh membunuh bakteri (bakterisidal).

  • Aman

Tidak menimbulkan keracunan ataupun efek samping pada ternak apabila diberikan sesuai dengan dosis dan aturan pakai sehingga tidak menghambat pertumbuhan dan produksi telur.

Aturan Pakai

Penyuntikan secara intramuskuler (tembus daging/otot) atau subkutan (bawah kulit):

0,125 ml tiap kg berat badan

Nomor Registrasi Indonesia: KEMENTAN RI No. D 07123364 PKC



Merawat Ayam Bangkok setelah bertanding

Merawat Ayam Bangkok setelah bertanding

Setelah ayam bertanding baik menang atau kalah maka akan mengalami luka makanya cepat harus di tangani. Bagian tubuh ayam yang menjadi target serangan adalah kepala, leher dan sayap. Pada bagian inilah yang sering terluka ketika bertarung. Luka tersebut harus segera ditangani agar cepat kering dan tidak terjadi infeksi.

Merawat Ayam Bangkok setelah bertanding


Setelah bertarung, tubuh ayam perlu dibersihkan dari darah atau kotoran yang menempel pada bulu, badan dan kaki ayam. Serta bersihkan luka menggunakan spon yang di basahi air hangat dengan hati-hati. Setelah bersih, bekas luka dapat dicuci dengan larutan antiseptik seperti Antisep dan oleskan obat luka seperti CIL.

Apabila terdapat banyak luka/ luka cukup parah terlebih jika terdapat luka sobek, antibiotik dapat diberikan untuk mengobati infeksi akibat luka sehingga mempercepat kesembuhan. Misalnya dengan Tinolin Injection. Selain mengobati luka, Tinolin Injection dapat digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan dan pencernaan.

Ayam setelah bertanding perlu mendapat waktu istirahat dan asupan nutrisi yang baik. Ayam perlu ditempatkan di kandang terpisah dari ayam lainnya agar beristirahat dan tidak stres. Setelah nafsu makan ayam sudah baik, ayam dapat dikumpulkan dengan ayam betina untuk memperbaiki mental ayam dan diumbar seharian untuk memulihkan kembali otot-ototnya

Ayam akan mengalami penurunan bahkan hingga kehilangan nafsu makan setelah ayam ditandingkan. Untuk itu perlu diusahakan pakan yang diberikan bernutrisi dan mudah dicerna. Jika ayam susah makan, dapat diberikan pakan cair secara langsung ke tembolok dengan alat bantu suntikan besar yang ujungnya diberikan selang. Hal ini perlu dilakukan dengan hati-hati dan telaten.

Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, ayam perlu diberikan suplemen seperti vitamin. Misalnya dengan Red Power atau Red Power Injection. Suplemen tersebut juga bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan serta mengembalikan kesegaran dan keaktifan ayam.

Pemeriksaan lanjutan pada ayam perlu dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi ayam. Pengamatan dilakukan pada daerah luka untuk mengetahui tingkat kesembuhan luka, tembolok untuk mengetahui nafsu makan ayam, serta kotoran ayam untuk mengetahui kesehatan pencernannya.

Ayam perlu diupayakan untuk tidak melakukan aktivitas berat atau segera ditandingkan karena kondisi fisik ayam belum pulih sepenuhnya. Tindakan perawatan ayam akan menentukan kesehatan ayam dan performa ayam selanjutnya


4 Tips Menjaga Stamina Ayam Bangkok

4 Tips Menjaga Stamina Ayam Bangkok

Tahukah anda Performa ayam Bangkok dinilai dari tenaga atau daya pukul, stamina, agresifitas menyerang lawan serta kelincahannya. Untuk memperoleh perfoma ayam laga yang prima, faktor keturunan saja tidak cukup. Perlu didukung dengan perawatan dan latihan yang optimal, lingkungan kandang yang nyaman, pakan berkualitas, serta kesehatan yang baik. Perawatan dan latihan bertujuan untuk meningkatkan kualitas otot, stamina dan tenaga.

4 Tips Menjaga Stamina Ayam Bangkok


Untuk menjaga stamina Ayam Bangkok yang dapat dilakukan antara lain:

  • Pemberian pakan bernutrisi: Setiap hari ayam diberi makanan yang bergizi terutama mengandung protein yang tinggi. Pemberian makanan tentu dengan porsi yang tetap.
  • Latihan fisik yang rutin: Latihan fisik yang diberikan dapat bermacam-macam, misalnya lari kurung atau kliter, renang, umbar, gebrak, latihan jemur maupun jantur. Ayam laga yang sering dilatih akan terbiasa untuk bekerja keras dan mempunyai stamina yang prima. Untuk lari, ayam dapat dilatih dengan mengelilingi kurungan
  • besar yang di dalamnya terdapat kurungan kecil yang berisi ayam jantan. Antara kurungan besar dengan kurungan kecil akan ada jarak sekitar 15 cm. Ayam akan mencoba bertarung dengan ayam yang ada di dalam kurungan kecil dan berlari atau melompat secara terus menerus mengelilingi kurungan.
  • Suplementasi: Stamina merupakan salah satu modal utama seekor ayam untuk berlaga. Sebagai penyempurna dalam latihan dan perawatan, ayam laga perlu diberikan suplemen yang dapat menjadikan ayam laga tangguh, agresif dan bertenaga, misalnya dengan Super Strong. Super Strong merupakan sediaan herbal yang dapat memperpanjang napas ayam laga saat bertarung, meningkatkan gairah bertarung (lebih agresif) serta menambah tenaga dan stamina.
Semoga bermanaat Salam Ayam Jawara..


Cara Cegah dan Obati Ayam Bangkok terkena bakteri Avibacterium paragalinarum (coryza)

Cara Cegah dan Obati Ayam Bangkok terkena bakteri Avibacterium paragalinarum (coryza)

 

Cara Cegah dan Obati Ayam Bangkok terkena bakteri Avibacterium paragalinarum (coryza)

Pada musim hujan seperti ini ayam bangkok sangat riskan terserang penyakit terutama penyakit yang di akibatkan oleh virus bakteri Avibacterium paragalinarum (Av. paragalinarum).  Bakteri ini relatif sulit diatasi karena target organ dari bakteri tersebut yaitu di sinus hidung (sinus infraorbitalis). Sinus hidung sangat minim pembuluh darah, sehingga jika dilakukan pengobatan hanya sedikit obat yang mampu mencapai target. 

Jika ayam sakit maka perlu hati-hati dalam pemilihan antibiotik, terutama yang diberikan melalui peroral atau mulut maka dipilih yang daya serap ke jaringan lebih baik. Dalam melakukan pengobatan pun harus tuntas karena ayam yang awalnya sakit kemudian sembuh, belum tentu bebas 100% dari bakteri tersebut dan ayam yang sudah sembuh dapat berperan sebagai carrier atau pembawa penyakit. Jika ayam tersebut mengalami stres atau terdapat penyebab lain yang menyebabkan imunitas atau kekebalan tubuh ayam tersebut menurun.

Cara Cegah ayam terkena bakteri Avibacterium paragalinarum (coryza)

  • Menyadari sulitnya pengobatan coryza, maka alternatif untuk mengendalikannya yakni pencegahan dengan vaksinasi. Khusus untuk penyakit bakterial coryza, dapat dilakukan tindakan pencegahan melalui vaksinasi menggunakan Medivac Coryza B atau Medivac Coryza T.
  • Suplementasi penting untuk dilakukan untuk menjaga daya tahan tubuh ayam laga tetap optimal sehingga tidak mudah terserang penyakit. Misalnya dengan pemberian Solvit & Vita Stress.
  • Untuk mencegah adanya ayam carrier maka jika ada ayam yang sakit, pengobatan harus dilakukan dengan benar dan secara tuntas.
  • Hal yang tak kalah penting adalah penerapan sanitasi dan desinfeksi. Sanitasi dan desinfeksi selama masa pemeliharaan harus terus-menerus dilakukan. Sanitasi dan desinfeksi kandang & peralatan kandang (tempat pakan, tempat minum) dan lingkungan sekitarnya secara teratur minimal 1 minggu sekali. 

 Cara Obati ayam terkena bakteri Avibacterium paragalinarum (coryza)

  1. Pengobatan terhadap infeksi coryza dilakukan dengan memberikan antibiotik. Dalam pengobatan melalui per oral perlu dipilih antibiotik yang daya serap ke jaringan lebih tinggi atau dapat diberikan antibiotik dengan cara suntik (injeksi), misalnya dengan Neo Meditril (ayam laga) yang diberikan melalui tetes mulut. Saat melakukan pengobatan perlu memperhatikan beberapa hal seperti dosis, cara pemberian dan durasi (lama) pemberian agar efektif dan optimal. Contohnya untuk pengobatan dengan Neo Meditril (ayam laga) maka dosis yang diberikan 3 tetes tiap kg berat badan per hari, dan diberikan selama 3-5 hari berturut-turut.
  2. Berikan pula vitamin untuk memulihkan stamina dan memperbaiki membran sinus infraorbitalis yang mengalami peradangan seperti. Jika ada ayam yang sakit, maka penting untuk rutin membersihkan dan desinfeksi kandang, peralatan dan lingkungan setiap hari untuk meminimalisir bibit penyakit dan mencegah penularan. Hindari memandikan ayam jika sedang terinfeksi penyakit. Kegiatan memandikan ayam dapat dilakukan kembali jika ayam sudah sembuh. Namun untuk kegiatan menjemur ayam setiap pagi dapat tetap dilakukan. 

Cara Mengatasi ayam bangkok yang Alami Turun Urat

Cara Mengatasi ayam bangkok yang Alami Turun Urat

Cara Mengatasi ayam bangkok yang Alami Turun Urat

Banyak kasus terjadi Turun Urat pada ayam bangkok itu di karenakan kita sebagai peternak kurang teliti saat menerjunkan ke laga. Analisa dari medion Turun urat pada ayam bangkok disebabkan karena ayam yang usianya masih muda ditandingkan dengan ayam tua atau ayam yang sudah mempunyai pengalaman dalam bertarung. Serta ayam muda yang terlalu lama ditarungkan atau dilatih abar. 

Sedangkan tulang dan otot ayam muda belum tumbuh maksimal dan belum kuat. Otot yang belum kuat dapat mengalami robek atau bengkak yang mengakibatkan rusaknya jaringan otot pada ayam laga tersebut. Ayam muda yang terlalu keras berlatih atau melewati batas kesanggupan fisik juga akan berisiko terhadap penyakit ini. Turun urat juga dapat terjadi pada ayam yang sudah cukup umur karena adanya benturan yang cukup keras saat ditandingkan atau terlalu sering ditandingkan.

Ciri Ayam bangkok Terkena turun Urat

Ayam yang mengalami turun urat biasanya akan nampak lemas, sering mengangkat salah satu kaki yang mengalami turun urat, kaki terasa panas jika diraba, terkadang terjadi pembengkakan pada kaki bahkan hingga lebam kebiruan, berjalan tidak seimbang atau berjalan dengan salah satu kaki sebagai tumpuan sedangkan kaki lainnya terasa sakit untuk menapak, diam di kandang dan tidak mau bergerak, kaki terasa kaku sehingga susah digerakkan, jari kakinya terlihat melengkung ke bawah seperti menekuk dan nafsu makan ayam menurun. 

Pencegahan Ayam Bangkok Agar tidak Terkena Turun Urat

Pencegahan yang dapat dilakukan pada ayam laga agar tidak terkena turun urat yaitu dengan memberikan perawatan yang baik dan tidak mengadu ayam laga muda dengan ayam yang jauh lebih tua atau berpengalaman dalam bertanding. Serta tidak terlalu memforsir ayam muda saat latihan. Untuk ayam muda, latihan awal dapat diberikan selama 3-5 menit kemudian meningkat secara bertahap hingga dapat dilatih selama 15-20 menit. Hal ini karena tulang dan otot ayam muda belum kuat untuk latihan yang terlalu keras melewati kapasitas ayam atau pertandingan yang berat. Untuk mengurangi peradangan, nyeri otot serta mencegah turun urat berikan Tendefit setelah latihan atau bertanding. Tendefit tidak hanya mengobati peradangan pada kaki saja namun juga peradangan pada semua bagian tubuh terlebih setelah ayam bertanding.

Cara Mengatasi ayam bangkok yang Alami Turun Urat

  • Rendam kaki dalam ember yang berisi air hangat yang ditambahkan dengan garam.
  • Jika terdapat luka luar, luka perlu dicuci dan dioles dengan antiseptik seperti Antisep.
  • Kaki ayam yang mengalami turun urat dapat diperban atau dibungkus dengan kain kasa. Sebaiknya saat diperban tidak menutup sampai ke jari-jari kaki sehingga ayam tetap bisa menapak/menginjak tanah. Ganti perban tersebut setiap hari untuk menghindari infeksi dan mempercepat penyembuhan.
  • Saat mengganti perban, kaki yg mengalami turun urat dapat direndam terlebih dahulu dengan air yang dicampur dengan garam baru kemudian diperban kembali.
  • Pada saat siang hari ayam dapat diletakan di area yang teduh namun tidak dicampur dengan ayam jantan lain. Hindari area kandang yang sempit atau ruang yang terbatas supaya ayam dapat beristirahat dan leluasa untuk bergerak.
  • Ayam perlu diistirahatkan/ tidak ditandingkan dan tidak diberikan latihan fisik terlebih dahulu hingga kakinya sembuh sambil diberikan makanan yang bernutrisi. Pada ayam yang nafsu makannya turun dapat dibantu dengan disuapi/diloloh.
  • Berikan obat untuk peradangan dan nyeri otot dengan Tendefit pada ayam laga tersebut.

Semoga Bermanfaat. Salam ayam bangkok dari timur


Cara Agar Bulu Ayam bangkok Cepat Tumbuh

Cara Agar Bulu Ayam bangkok Cepat Tumbuh



Bulu ayam bangkok sangat berpengaruh pada ayam saat laga, terutama bulu sayap dan ekor. Untuk pertumbuhan bulu yang berkualitas baik dan membantu meningkatkan kekuatan dan kelenturan bulu perlu diberikan suplemen. Hal ini juga bertujuan untuk mengkilapkan bulu ayam laga agar tampilan fisik lebih mempesona. Untuk anak ayam laga ini pemberian suplemen diberikan selain untuk pembentukan bulu, juga sekaligus diperlukan untuk mengoptimalkan pembentukan otot. Misalnya dengan Furnitin yang diberikan 1 kapsul setiap 1,5 kg bobot ayam setiap 3 hari. Dari data trial yang dilakukan pada ayam laga umur 4 bulan, dengan pemberian suplemen Furnitin dapat meningkatkan level mengkilap bulu sayap, bulu rawis, bulu punggung yang baik. Furnitin juga mempercepat pertumbuhan bulu dan meningkatkan pembentukan otot.

fungsi bulu pada sayap untuk ayam bangkok laga : 

  1. Menentukan tinggi loncatan & kekuatan pukulan
  2. Pelindung badan saat diserang
  3. Untuk ketangkasan dan kelincahan 

Ketika memelihara ayam laga, merawat ayam dimulai dari awal menetas hingga usia 6 bulan atau sampai memiliki bulu rawis. Selama pertumbuhan ayam laga tersebut, sebaiknya dipelihara di dalam kandang untuk menghindari ayam kehilangan energi karena terlalu banyak bermain. Energi yang dimiliki anak ayam ini harus digunakan untuk pertumbuhan tubuhnya, sehingga pertumbuhan ayam laga bisa maksimal. Jika ingin dibiarkan anak ayam bermain, bisa diberikan waktu 30 menit per harinya. Apabila waktu bermain lebih panjang, anak ayam akan kelelahan sehingga energi yang digunakan untuk pertumbuhan termasuk pertumbuhan bulu akan berkurang. Bulu anak ayam laga akan tumbuh lebat dimana dalam proses pertumbuhan tersebut sebagian besar nutrisi pakan akan dialokasikan untuk hal tersebut. Sehingga perlu perhatian yang lebih pada proses tersebut.

Pada ayam dewasa yang sudah ditandingkan, ayam yang sering diadu pastinya memiliki bulu-bulu yang sudah rusak parah, sehingga membuat penghobi khawatir karena membuat ayam laga menjadi tidak gagah lagi. Proses pertumbuhan bulu ayam terutama pada bagian sayap bulu baru akan tumbuh dengan waktu 3–4 bulan sehingga akan mengganggu aktivitas sang ayam. 



8 Tips Cara Rawat Ayam Bangkok yang Baik dan Benar Ala medion

8 Tips Cara Rawat Ayam Bangkok yang Baik dan Benar Ala medion

Sahabat penghobi Ayam bangkok yang berbahagia Kali ini penulis akan membagikan 8 Tips Cara Rawat Ayam Bangkok yang Baik dan Benar. Tujuannya Agar saat ayam berlaga dapat memperoleh hasil yang maksimal.

8 Tips Cara Rawat Ayam Bangkok yang Baik dan Benar Ala medion

 

Berikut ini 8 Tips Cara Rawat Ayam Bangkok yang Baik dan Benar Ala medion

  1. Pemberian pakan pada pagi hari
    Memperhatikan makanan yang diberikan ke ayam merupakan salah satu cara merawat ayam laga. Untuk merawat ayam laga, pakan merupakan hal penting karena berperan sebagai sumber energi yang akan memberikan dampak pada performa dan tingkah laku saat ayam ditandingkan. Pakan harus disesuaikan pada ayam kecil atau ayam sudah dewasa. Pada ayam kecil dapat diberikan sekitar 40 gram hingga pada ayam dewasa dengan bobot 3 kg diberikan sekitar 150 gram setiap harinya. Pagi hari sebelum latihan bisa diberikan 20%-30% dari jatah pakan per hari.
  2. Latihan ayam pada pagi hari
    Latihan yang dapat dilakukan seperti latihan fisik pada sayap dan leher, latihan lari menggunakan kliteran, jantur (latihan otot sayap dan kaki), berenang, ayunan, maupun abar (latihan tanding). Latihan penting dilakukan untuk mempersiapkan ayam siap tanding dan memuaskan saat ditandingkan. Latihan tarung dapat dimulai dari umur 6 hingga 8 bulan. Saat latihan tanding, jalu dan paruh ayam dapat dibungkus untuk menghindari luka yang parah.

    Dengan latihan rutin akan membentuk otot serta membuat ayam terbiasa bekerja keras melawan tandingannya, lebih agresif dan mempunyai napas yang panjang atau tidak mudah ngos-ngosan. Pada ayam muda latihan tanding dapat dilakukan selama 5 hingga 10 menit. Kemudian ayam muda tersebut beristirahat sekitar 1 – 2 minggu untuk mengembalikan kondisinya. Kegiatan menjemur ayam, selain untuk mengoptimalkan metabolisme vitamin D juga untuk memperpanjang napas karena adanya efek suhu yang panas.
  3. Memandikan ayam pada pagi hari
    Aktivitas memandikan ayam dapat dilakukan pada saat matahari sudah bersinar kemudian jemur hingga kering. Ayam perlu dimandikan untuk mendapatkan penampilan yang menarik, bersih, singset, segar dan menjaga kesehatan ayam. Gunakan air bersih saat memandikan ayam.
  4. Pemberian suplemen untuk stamina
    Selain melakukan perawatan, perlu juga menyiapkan stamina yang baik agar kondisi ayam tetap prima dan dapat menampilkan performa yang maksimal. Perlu diingat bahwa saat dilakukan latihan akan sangat menguras tenaga ayam sehingga pemberian pakan yang bernutrisi dan suplemen yang baik dan teratur sangat penting untuk dilakukan. Pemberian suplemen misalnya dengan Super Stamina, Super Power, Red Power, Red Power Injection dan makanan tambahan lain seperti gula merah, kecambah, minyak ikan, atau yang lain setiap dua hari sekali sebelum latihan.
  5. Mengumbar ayam
    Umbar ayam hingga sore hari sekitar pukul 14.00-15.00. Umbar merupakan syarat mutlak untuk mendapatkan ayam laga dengan tubuh berotot, sehat dan fit. Mengumbar ayam setelah latihan juga untuk mengeringkan tubuhnya. Dengan diumbar ayam menjadi lebih aktif bergerak.
  6. Mengembalikan ayam ke kandang
    Masukkan ayam ke dalam kandang dan berikan pakan yang berkualitas sekitar 80 – 110 gram (sisa jatah perhari setelah dikurangi pakan pagi hari) untuk ayam muda dan dan minum yang cukup. Mengembalikan ayam ke kandang bertujuan agar ayam beristirahat dan mencegah stres.
  7. Menjaga kondisi kesehatan ayam
    Untuk menjaga kesehatan ayam dapat pula ditambahkan vitamin untuk menunjang daya tahan tubuhnya. Jika diperlukan, tambahkan Top Mix untuk meningkatkan kualitas pakan dan berikan Vita Plex setiap 3 hari sekali untuk mencegah dan mengobati kekurangan vitamin B kompleks, serta meningkatkan daya tahan tubuh ayam. Untuk mencegah dan mengatasi stres pada ayam, berikan Vita Stress 2 hari sebelum dan sesudah vaksinasi atau pengobatan.
  8. Mengistirahatkan ayam
    Aktivitas di malam hari yakni memberikan istirahat pada ayam laga hingga esok harinya. Saat ayam sudah dimasukkan ke dalam kandang, ayam perlu diistirahatkan agar tidak mengalami kelelahan.

Demikianlah 8 Tips Cara Rawat Ayam Bangkok yang Baik dan Benar Ala medion semoga bermanfaat

 Salam Ayam Jawara


Cara Mengobati ayam bagkok ngorok dan terkena snot

Cara Mengobati ayam bagkok ngorok dan terkena snot

Ayam bangkok anda ngorok jangan panik ini dia solusinya, sering kita jumpai ayam bangkok kita ngorok mai kita cari tahu sebabya.




Ngorok merupakan salah satu gejala khas penyakit yang menyerang saluran pernapasan ayam yaitu penyakit CRD (Cronic respiratory disease), sehingga peternak lebih umum menyebutnya dengan penyakit ngorok. CRD pada ayam disebabkan oleh Mycoplasma gallisepticum yang dapat menyerang ayam pada semua umur. Ayam yang telah sembuh juga akan bertindak sebagai carrier. Gejala klinis yang terlihat antara lain keluar lendir dari hidung, ngorok dan radang pada selaput mata. CRD bersifat imunosupresif atau mampu menekan sistem kekebalan ayam. Sehingga kejadian CRD dapat disertai komplikasi dengan penyakit lain terutama E. coli, sehingga disebut CRD kompleks.

Dampak penyakit snot dan ngorok pada ayam laga cukup besar yakni gangguan produktifitas sehingga target bobot badan tidak tercapai, menurunkan performa saat latihan dan saat bertanding. Pada ayam laga yang terserang snot dan ngorok, kondisi ayam akan semakin parah jika tidak segera dilakukan penanganan.

Angka kematian ayam karena penyakit ini cukup tinggi hingga mencapai 30% jika dibiarkan berlarut-larut. Untuk mengatasi penyakit tersebut, penghobi dapat melakukan beberapa tindakan penanganan atau perawatan berikut:

  • Untuk mengatasi penyebaran penyakit, ayam sakit harus segera dipindahkan ke kandang khusus untuk dikarantina.
  • Lakukan pengobatan dengan antibiotik. Av. paragallinarum termasuk bakteri Gram (-) sehingga hampir semua golongan antibiotik efektif untuk membasminya. Hanya saja dalam pemilihannya sebaiknya lebih diutamakan golongan antibiotik yang memiliki daya serap ke jaringan yang lebih tinggi. Begitu juga untuk penyakit ngorok haruslah dipilih antibiotik yang cocok untuk Mycoplasma. Contoh produk yang dapat digunakan untuk kedua penyakit tersebut adalah Neo Meditril (ayam laga) yang kemasannya khusus untuk ayam laga dengan dosis 3 tetes tiap kg berat badan selama 3-5 hari berturut-turut.
  • Pemberian multivitamin untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh ayam juga perlu diberikan. Seperti Solvit (ayam laga) dengan dosis 2 tetes tiap kg berat badan selama 2 – 3 hari/ selama ayam sakit atau Vita Stress dengan dosis 1 gram tiap 1 liter air minum.
  • Kegiatan menjemur ayam setiap pagi tetap dilakukan agar stamina ayam laga lekas pulih (± 10-15 menit) namun sebaiknya tidak dimandikan terlebih dahulu. Setelah ayam sembuh lakukan kembali perlakuan rutin termasuk memandikan ayam.
  • Sanitasi dan desinfeksi kandang dan peralatan kandang (tempat ransum, tempat minum) dan lingkungan sekitarnya setiap hari dengan Medisep.
  • Sanitasi air minum dari bakteri dan untuk mencegah penularan dengan Desinsep.

Untuk mencegah snot dan korisa, tindakan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menyadari sulitnya pengobatan korisa karena sedikit pembuluh darah pada tempat favorit bakteri Av. Paragallinarum (sinus infraorbitalis) maka tindakan alternatif yang bisa dilakukan untuk mengendalikan korisa adalah pencegahan dengan vaksinasi.
  • Pemberian vitamin dan elektrolit, seperti Solvit & Vita Stress untuk menjaga stamina tubuh ayam tetap optimal.
  • Penanganan ayam bangkok dengan benar melalui pengobatan secara tuntas atau memberikan obat pada waktu tertentu (cleaning program), terutama saat perubahan cuaca & musim penghujan.

7 Langkah Solusi jika Ayam Bangkok Anda Pucat dan Lesu

7 Langkah Solusi jika Ayam Bangkok Anda Pucat dan Lesu

Sebagai seorang penghobi ternak ayam bangkok jika tiba tiba Ayam Bangkok Anda Pucat dan Lesu tentunya akan membuat anda panik, namun kami ada solusi untuk mengetasi masalah itu. 

 


Perlu anda ketahui ada beberapa hal yang bisa menyebabkan ayam menjadi nampak pucat. Muka pucat merupakan salah satu pertanda bahwa ayam tersebut sedang dalam kondisi kesehatan yang terganggu. Kondisi ayam yang nampak pucat ini biasanya akan diikuti dengan gejala lesu. Seperti kekurangan sel darah merah, terkena penyakit misalnya cacingan yang parah, kondisi dehidrasi yang berat, latihan yang berlebihan, dalam proses pemulihan ayam aduan pasca tanding yang tidak dirawat dengan maksimal. Jika setelah dilakukan pemeriksaan secara lengkap dan tidak ditemukan gejala lain untuk arahan suatu penyakit maka penanganan perawatan rutin perlu dievaluasi kembali.

Salah satu yang dapat menyebabkan pucat dan sering terjadi adalah kekurangan sel darah merah. Sel darah merah mempunyai fungsi yang sangat penting untuk mendistribusikan oksigen dan makanan ke seluruh tubuh. Saat kekurangan sel darah merah maka ayam akan nampak pucat terutama pada bagian wajah.

7 Langkah Solusi jika Ayam Bangkok Anda Pucat dan Lesu

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menangani ayam laga dengan gejala pucat dan lesu tersebut antara lain :

  1. Membiarkan ayam bergerak bebas dengan memberikan waktu untuk diumbar. Mengumbar ayam dapat dilakukan setelah latihan ringan.
  2. Memberikan pakan berkualitas dengan kandungan nutrisi sesuai kebutuhan ayam laga. Pada ayam kecil dapat diberikan sekitar 40 gram hingga ayam dewasa dengan bobot 3 kg diberikan sekitar 130 gram – 150 gram setiap harinya. Pada saat kondisi sedang lesu terkadang ayam sulit untuk makan sehingga lama kelamaan ayam menjadi kurus. Hal ini perlu diperhatikan karena dapat berakibat fatal pada ayam laga. Pakan harus tetap diupayakan masuk ke tubuh ayam misalnya dengan dibantu dicekokkan baik manual atau dengan alat bantu agar tetap ada nutrisi yang masuk ke tubuh ayam.
  3. Untuk sementara dijauhkan terlebih dahulu dari panas matahari yang sangat terik atau berjemur cukup dilakukan sampai jam 10 kemudian diberikan tempat yang teduh.
  4. Berikan obat cacing secara rutin setiap 2 bulan dengan Levamid-K untuk ayam laga. Untuk membunuh cacing didalam tubuh.
  5. Berikan suplement untuk meningkatkan kualitas darah dan performa seperti dengan Red Power atau Red Power Injection. Mengembalikan sirkulasi darah sehingga tubuh ayam menjadi segar dan merah. Komposisi yang terkandung dalam Red Power dan Red Power Injection dapat meningkatkan ikatan oksigen pada molekul hemoglobin dalam sel darah merah sehingga suplay oksigen dan aliran darah ke jaringan-jaringan tubuh semakin baik. Red Power dan Red Power Injection juga berperan dalam metabolisme karbohidrat, lemak dan protein untuk menghasilkan energi.
  6. Air minum selalu tersedia di area kandang. Tentu dengan memperhatikan kebersihan tempat minum tersebut. 
  7. Setelah bertanding, ayam laga dirawat dengan maksimal. Misalnya dengan merawat & mengobati luka, misalnya dengan Antisep dan jika terkena infeksi diberikan Neo Meditril, ayam ditempatkan di kandang terpisah dari ayam lainnya agar beristirahat dan tidak stres, pakan yang diberikan bernutrisi dan mudah dicerna. Serta yang tidak kalah penting berikan suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mempercepat penyembuhan serta mengembalikan kesegaran dan keaktifan ayam, misalnya dengan Red Power atau Red Power Injection. 

Cara Mengobati Ayam Bangkok yang cacingan

Cara Mengobati Ayam Bangkok yang cacingan

Cara Mengobati Ayam Bangkok yang cacingan


Ayam bangkok yang cacingan akan menghambat pertumbuhan dari ayam itu sendiri, jadi kita sebagai peternak ayam bangkok harus tanggap dengan keadaan ayam kita. Ayam bangkok yang cacingan terlihat pucat dan lesu, nafsu makannya berkurang, berat badan turun, kotoran basah atau bahkan encer, bulu kusut sehingga kemampuan mereka untuk berlaga menurun. Pada kasus yang parah juga dapat berdampak anemia sehingga sangat berpengaruh pada performa ayam. Jika ayam laga terserang penyakit ini, maka harus segera ditangani agar segera sembuh dan performa ayam kembali prima.

Resiko terkena cacingan akan meningkat ketika musim lalat atau populasi lalat meningkat. Terlebih saat musim penghujan. Curah hujan yang tinggi, kelembapan kandang meningkat serta kondisi pakan yang berceceran akan meningkatkan populasi lalat.

Larva lalat dan lalat dewasa dapat berperan sebagai inang perantara bagi infeksi cacing pita (Raillietina sp) pada ayam. Larva dan lalat dewasa sering kali termakan oleh ayam sehingga ayam dapat terserang cacing pita tersebut. Selain itu, lalat juga berperan sebagai vektor mekanik bagi cacing gilik (Ascaridia galli). Lalat sebagai vektor mekanik yakni berperan membawa telur atau larva cacing berpindah dari tempat satu ke tempat lain, hingga menempel pada pakan, air minum, atau media lainnya. Ayam kemudian akan terinfeksi cacing gilik jika menelan telur cacing bersamaan pakan atau air minum. Cacing gilik dan cacing pita tersebut merupakan jenis cacing yang sering menyerang ayam.

Untuk mendeteksi ayam laga yang dipelihara terkena cacingan atau tidak, dapat dideteksi sejak dini. Yaitu melakukan uji laboratorium parasitologi dengan menggunakan sampel feses untuk pemeriksaannya.



Penyakit cacingan tidak hanya menyerang ayam komersil saja namun ayam laga pun juga bisa terserang penyakit ini jika penerapan kebersihan kandang kurang baik. Beberapa penghobi pun menceritakan peliharaannya terserang penyakit cacingan. Kandang yang tidak bersih akan memicu berkembangnya vektor atau perantara penyakit, misalnya lalat.

Ayam laga yang terkena cacingan akan terlihat pucat dan lesu, nafsu makannya berkurang, berat badan turun, kotoran basah atau bahkan encer, bulu kusut sehingga kemampuan mereka untuk berlaga menurun. Pada kasus yang parah juga dapat berdampak anemia sehingga sangat berpengaruh pada performa ayam. Jika ayam laga terserang penyakit ini, maka harus segera ditangani agar segera sembuh dan performa ayam kembali prima.

Resiko terkena cacingan akan meningkat ketika musim lalat atau populasi lalat meningkat. Terlebih saat musim penghujan. Curah hujan yang tinggi, kelembapan kandang meningkat serta kondisi pakan yang berceceran akan meningkatkan populasi lalat.

Larva lalat dan lalat dewasa dapat berperan sebagai inang perantara bagi infeksi cacing pita (Raillietina sp) pada ayam. Larva dan lalat dewasa sering kali termakan oleh ayam sehingga ayam dapat terserang cacing pita tersebut. Selain itu, lalat juga berperan sebagai vektor mekanik bagi cacing gilik (Ascaridia galli). Lalat sebagai vektor mekanik yakni berperan membawa telur atau larva cacing berpindah dari tempat satu ke tempat lain, hingga menempel pada pakan, air minum, atau media lainnya. Ayam kemudian akan terinfeksi cacing gilik jika menelan telur cacing bersamaan pakan atau air minum. Cacing gilik dan cacing pita tersebut merupakan jenis cacing yang sering menyerang ayam.

Untuk mendeteksi ayam laga yang dipelihara terkena cacingan atau tidak, dapat dideteksi sejak dini. Yaitu melakukan uji laboratorium parasitologi dengan menggunakan sampel feses untuk pemeriksaannya.

Jika ayam laga sudah terkena cacingan, pengobatan akan optimal jika teknik pengobatan dilakukan dengan tepat, meliputi tepat obat, tepat dosis, dan tepat teknik pemberian. Pemilihan obat cacing dikatakan tepat jika mempunyai spektrum kerja yang sesuai dengan jenis cacing yang menyerang (cacing gilik atau cacing pita). Namun jika ayam terserang cacing gilik sekaligus cacing pita maka ayam laga tersebut dapat diberikan obat cacing dengan spektrum kerja yang luas yaitu dengan produk Levamid untuk ayam laga.

Pemberian obat cacing harus tepat dosis, yaitu dosis tunggal (satu kali pemberian). Kemudian terkait teknik pemberian obat cacing, memerlukan proses pengulangan. Pengulangan tersebut bisa disesuaikan dengan siklus hidup cacing dan kondisi kandang. Cacing gilik mempunyai siklus hidup 1-2 bulan, sedangkan cacing pita sekitar 1 bulan. Sehingga pemberian obat cacing dapat diulang 1-2 bulan kemudian.

Upaya yang efektif guna mencegah cacingan yaitu menjaga kebersihan lingkungan kandang dan mengendalikan vektornya. Kegiatan sanitasi dan desinfeksi kandang dan lingkungan perlu rutin dilakukan. Lakukan pembersihan kandang secara menyeluruh kemudian semprot dengan desifektan seperti Medisep atau Zaldes

semoga bermanfaat. salam ayam jawara


Ayam Kapas adalah ayam unik dan cantik

Ayam Kapas adalah ayam unik dan cantik

 

Apakah anda mengenal ayam Kapas ? kalau belum mari kita cari tahu tetang ayam ini. Ayam Kapas termasuk jenis ayam hias yang berasal dari daratan Cina. Ayam Kapas adalah salah satu jenis ayam hias yang mempunyai bulu yang unik seperti kapas. Karena ayam Kapas dilihat keindahan pada bulunya, maka dalam memelihara ayam ini harus memperhatikan kebersihan kandang sehingga ayam selalu tampak bersih dan indah.

Ayam Kapas tidak hanya memiliki warna selain putih saja, tetapi juga cokelat muda ataupun hitam. Walaupun jarang ditemukan ayam kapas coklat maupun ayam kapas hitam merupakan jenis lain dari ayam Kapas.

Ayam ini termasuk jenis ayam petelur yang produktif, dalam setahun ayam betina dari ayam Kapas ini bisa menghasilkan telur lebih dari 200 butir


Cara obati Ayam yang tidak mau makan

Cara obati Ayam yang tidak mau makan

Cara obati Ayam yang tidak mau makan


Kali ini kami akan berbagi Cara obati Ayam yang tidak mau makan, karena kemarin ada yang inbox di facebook bagaimana cara Cara obati Ayam yang tidak mau makan maka kali ini kami akan coba mengulasnya dan mencari solusinya.

Yang perlu anda ketahui sebagai peternak ayam atau penghobi ayam bangkok jika ayam anda tidak nafsu makan maka sudah pasti pencernaan ayam anda terganggu. berikut ini Faktor Penyebab Gangguan Kesehatan Pencernaan antara lain :

  1. Gangguan sistem kekebalan primer di pencernaan
    Kerusakan jaringan mukosa usus akan menyebabkan proses pencernaan dan penyerapan zat nutrisi tidak optimal. Akibatnya terjadi defisiensi nutrisi sehingga pembentukan antibodi terganggu. Mukosa usus dan caeca tonsil merupakan bagian dari sistem kekebalan lokal di saluran pencernaan. Kerusakan kedua organ ini mengakibatkan ayam lebih rentan terinfeksi penyakit lainnya. Di sepanjang jaringan mukosa usus terdapat jaringan limfoid penghasil antibodi (IgA), dimana IgA tersebut akan terakumulasi di dalam darah. Kerusakan mukosa usus akan mengakibatkan keluarnya plasma dan sel darah merah sehingga kadar IgA, sebagai benteng pertahanan di lapisan permukaan usus pun menurun.
  2. Adanya jamur dan level mikotoksin
    Hal yang kadang tidak terpantau adalah sering adanya jamur pada ransum. Jamur di ransum dapat menurunkan nutrisi sehingga penyerapan nutrisi oleh ayam tidak optimal. Mikotoksin yang dihasilkan dari jamur juga akan mengiritasi saluran pencernaan seperti mengiritasi gizzard/ampela pada ayam.
  3. Kualitas ransum dan air minum
    Ketidakseimbangan nutrisi dan ketidaksesuaian kualitas ransum bisa mempengaruhi proses penerimaan di saluran pencernaan sehingga bisa merusak organ-organ tertentu. Saluran pencernaan sangat peka terhadap serat kasar yang tinggi dan anti nutrisi atau kandungan protein yang terlalu tinggi menyebabkan kadar asam urat berlebih yang diikuti produksi amonia. Defisiensi vitamin A juga bisa mengganggu pencernaan dalam tubuh ayam akibat terjadinya penurunan daya kerja esofagus, tembolok dan ginjal. Selain itu, kontaminasi bakteri pada ransum dan/atau air minum dapat menyebar ke dalam tubuh ayam dan menyebabkan ayam terserang penyakit pencernaan.
  4. Keseimbangan mikroflora usus
    Keseimbangan mikroflora atau bakteri yang dari awal sudah ada di dalam usus pada dasarnya bersifat dinamis, tergantung dari kondisi usus tersebut. Dalam kondisi seimbang, mikroflora akan memberi keuntungan bagi hospes/inang. Namun, apabila keseimbangannya terganggu maka hal tersebut akan berpengaruh terhadap morfologi saluran pencernaan, munculnya infeksi bakterial pencernaan hingga merusak sistem kekebalan tubuh ayam. Bakteri yang secara normal berada di dalam saluran pencernaan ayam pun bisa ikut menginfeksi seperti bakteri C. perfringens (penyebab penyakit NE) saat kondisi ayam buruk dan didukung dengan kondisi lingkungan yang tidak nyaman maka outbreak NE dapat terjadi. Hal ini dipicu oleh kondisi tubuh ayam yang menurun, sedangkan bakteri terus bertambah konsentrasinya. Konsentrasi bakteri yang tinggi dalam usus bisa dikeluarkan melalui feses dan juga dapat menginfeksi ayam lain. Bakteri tersebut dapat menyebabkan peradangan dan penghancuran lapisan usus. Selain itu, bakteri juga akan menghasilkan toksin yang dapat mengganggu proses penyerapan nutrisi oleh usus dan mengakibatkan peningkatan peristaltik usus, yang akhirnya terjadilah gejala diare.
  5. Ayam mengalami stres
    Stres pada ayam merupakan suatu reaksi fisiologis normal dalam rangka beradaptasi dengan situasi maupun perlakuan yang diterima oleh ayam. Contohnya seperti kandang yang terlalu padat, suhu yang terlalu tinggi, ataupun pergantian ransum secara mendadak. Pada kondisi stres, di dalam tubuh ayam akan terjadi peningkatan produksi hormon kortikosteroid yang dapat menghambat organ kekebalan dalam menghasilkan antibodi. Hal tersebut akan memicu efek imunosupresif yang berdampak pada ayam mudah terserang penyakit terutama penyakit pencernaan.
  6. Kurangnya sanitasi kandang
    Melihat kondisi cuaca yang seringkali berubah secara drastis saat ini, kondisi tubuh ayam cenderung menurun akibat stres dan pertahanan tubuhnya menjadi tidak optimal sehingga semakin memperbesar peluang munculnya penyakit. Musim hujan yang masih terjadi secara fluktuatif pun secara tidak langsung berpengaruh dalam penyebaran bibit penyakit saluran pencernaan. Litter yang lembap dan basah merupakan media yang baik untuk pertumbuhan mikroorganisme penyebab penyakit

 Lantas Sekarang Apa Obat Untuk Ayam Yang Tidak Mau makan ?

Penulis Merekomendasikan gunakan obat herbal Fithera, Fithera mewakili herbal Medion yang dikembangkan secara khusus untuk membantu penyembuhan infeksi bakteri (CRD, Korisa dan Colibacillosis) dan koksidiosis pada unggas. Kelebihan lainnya, Fithera aman digunakan pada unggas dan tidak menghasilkan residu pada hasil ternak (daging dan telur). Kandungan herbal pada produk Fithera terbukti bekerja sebagai antibakteri yaitu bekerja dengan cara membunuh sel bakteri melalui kontak dengan dinding sel sehingga terbentuk pori pada dinding sel bakteri. Hal tersebut mengakibatkan kematian pada sel bakteri. Tidak hanya itu, Fithera juga bekerja sebagai antiprotozoa pada fase aseksual Eimeria, yaitu dengan cara membentuk lapisan pada vili usus sehingga sporozoit terhalang menginfeksi sel usus dan menghambat proses multiplikasi (perbanyakan sel) Eimeria.

Cara obati Ayam yang tidak mau makan

Sebagai cleaning program, Fithera dapat diberikan pada DOC setelah chick in dan/atau 7 hari sebelum umur serangan penyakit (Koksidiosis, Korisa, CRD, dan Colibacillosis) disesuaikan dengan sejarah umur serangan. Untuk pengobatan, Fithera sebaiknya diberikan 7 hari berturut-turut saat terinfeksi bakteri dan protozoa agar bekerja secara optimal.

Untuk memaksimalkan daya kerja Fithera, penggunaan nya jangan dicampurkan dengan desinfektan atau kaporit. Air yang mengandung desinfektan atau kaporit tetap harus diendapkan 6 jam terlebih dahulu sebelum digunakan untuk mencampur obat, vitamin, serta Fithera.

Kasus gangguan pencernaan pada ayam bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti adanya infeksi penyakit bakterial atau parasit. Oleh karena itu, tindakan manajemen kesehatan dan pemeliharaan juga sangat dibutuhkan untuk mengendalikan kasus gangguan agar tidak timbul kerugian yang lebih banyak.



Ayam Hias Onagadori 2021

Ayam Hias Onagadori 2021

 

Ayam Hias Onagadori 2021

Kali ini kami ajak anda untuk berkenalan dengan Ayam Onagadori,  Ayam Onagadori merupakan salah satu jenis ayam hias yang berasal dari negara Jepang, ayam ini digolongkan sebagai ayam hias karena memiliki ekor yang sangat panjang hingga 20 meter.

Sesuai dengan namanya, Onagadori yang berarti “O” ekor, “naga” yang berarti panjang, dan “dori” yang berarti unggas. Jadi secara keseluruhan dalam bahasa Jepang, Onagadori berarti unggas dengan ekor yang panjang. Berasal dari negara Sakura bukan berati ayam ini tidak bisa dipelihara di Indonesia.

Meskipun masih cukup jarang yang mengetahui ayam Onagadori, tetapi beberapa orang memiliki ayam dengan bulu yang panjang dan lurus ini. Dalam memelihara ayam Onagadori yang paling penting adalah menjaga kebersihan kandangnya. Hal ini agar ekor ayam yang menyentuh tanah tidak kotor dan merusak keindahannya. Sehingga ekor ayam akan tetap indah dan cantik ketika dilihat. 

Baca Juga : Benarkah Ayam Cemani Megandung Kekuatan Magis ?

Harga Ayam Onagadori

Harga ayam Onagadori sangat berfariasi tergantung dengan bentuk fisik dari ayam itu sendiri. di tokopedia ayam Onagadori di jual dengan harga antara Rp. 350.000 sampai Rp. 2.500.000 wow fantastis bukan.


Benarkah Ayam Cemani Megandung Kekuatan Magis ?

Benarkah Ayam Cemani Megandung Kekuatan Magis ?

Benarkah Ayam Cemani Megandung Kekuatan Magis ?


Kali ini penulis akan Berbagi informasi tentang ayam Cemani, Benarkah Ayam Cemani Megandung Kekuatan Magis ? Sebelum bahas lebih lanjut kita akan mengenal dulu ayam cemani. Ayam ini berasal dari Kedu, Jawa Tengah. Ayam cemani ini mampu menarik perhatian para penggemar ayam dari luar negeri. Bahkan seorang peternak asal Amerika Serikat (AS), banyak menerima pesanan untuk ayam ini.

Keistimewannya terletak pada warna tubuhnya yang serba hitam. Bukan hanya bagian luarnya saja yang diselimuti warna hitam pekat, organ tubuh, kuku, serta dagingnya pun berwarna hitam legam. Bahkan lingkar matanya pun hitam. 

Keunikan tersebut yang membuat harganya melambung sangat mahal. Meski di jual seharga Rp 28 juta di AS, di Indonesia harganya bisa mencapai Rp 40 juta. Konon katanya, ayam ini dipercaya penduduk setempat memiliki kekuatas magis. di Jawa Tengah, ayam ini digunakan sebagai sesajen dalam sejumlah ritual.

Menurut mitos, anak ayam Cemani bisa mendatangkan rezeki besar dan membuat pemiliknya beruntung. Bahkan diyakini ayam Cemani mempunyai kekuatan magis dan bisa menolak bala yang dilakukan oleh makhluk halus. Sayangnya, di balik warna tubuhnya yang unik, ayam cemani rupanya tergolong spesies langka.

Terlepas apakah Ayam Cemani Megandung Kekuatan Magis itu tergantung kita dalam menyikapi,dari uraian di atas kita bisa tahu bahwa ayam cemani adalah masuk spesies langka. Namun ada beberapa masyarakat yang meyakini ayam ini memiliki kekuatan magis.


Ayam Mangon Dan Sejarahnya

Ayam Mangon Dan Sejarahnya

 




Asal Usul Ayam Mangon

Ayam Magon  Berasala dari Thailand dan Merupakan Ayam Hasil Persilangan ayam myanmar (birma) dengan ayam saigon (vietnam)

Jenis ayam ini memang banyak dicari oleh para pecinta ayam petarung. Karena jenis ayam mangon memiliki kelebihan berupa kekuatan pukul yang berasal dari kecepatan yang dimilikinya, berbeda sekali dengan ayam aduan lain.

Kelebihan Ayam Mangon ini membuat banyak orang tertarik untuk menjadikannya sebagai andalan saat mengikuti sabung ayam. Ayam mangon merupakan hasil silangan antara ayam pama dan ayam Saigon. Ayam pama merupakan salah satu ayam yang dapat mengalahkan ayam bangkok. Sedangkan ayam saigon merupakan salah satu ayam petarung terbaik didunia. Jadi tak heran jika ayam magon ini sangat kuat mengingat indukannya merupakan ayam ayam terkemuka didunia.

Ayam Magon mendapatkan gaya tarung dari indukannya ayam pama. Karena itu ia bertarung dengan sangat cepat dan tidak pernah membiarkan lawan mendekatinya. Terkadang saat bertanding ayam ini terlihat kabur dari lawannya. Namun sebenarnya ia bukan kabur ia hanya ingin ayam lawan mengejarnya hingga kehabisan nafas. Setelah ayam aduan lawan kelelahan ia akan langsung menghajar lawannya hingga K.O.

Akurasi pukulan yang dilancarkan oleh ayam magon juga sangat akurat. Pukulannya sering menghantam bagian bagian fatal ayam lawan. Namun bedanya adalah kekuatan pukulan ayam magon ini jauh lebih keras dari ayam pama. Kekuatan pukulan ini diturunkan dari ayam saigon yang terkenal akan postur tubuh yang tegap dan besar. Inilah Alasan – alasan yang membuat ayam magon thailand sangat kuat saat bertarung diarena sabung ayam.


Ciri-ciri Ayam Mangon Thailand

Agar dapat mengenal lebih jauh mengenai ayam magon ini berikut ciri ciri ayam magon. Ciri ciri ayam magon yang pertama yaitu memiliki bulu ayam yang lebat. Berbeda dengan indukannya yang botak yaitu ayam Saigon. Satu satunya yang masih ia warisi dalam hal penampilan adalah warna bulu kurang menarik dari indukannya.

Warna bulu dari ayam ini cenderung gelap yaitu merah, hitam, blorok, abu-abu dan lain-lain. Walupun warna bulunya kurang menarik, masalah bertarung ayam jenis ini sudah tidak diragukan lagi kemampuannya.

Selain dari penampilan anda juga dapat mengenali jenis ayam ini dari tulangnya. Tulang ayam magon cukup besar dan kasar. Bobot berat ayam magon tergolong besar yaitu sekitar 3 kg. Menurut cerita yang beredar di arena sabung ayam Thailand, ayam magon dikatakan dapat mencapai berat 5kg.

Selain berdasarkan bulu, berat badan dan tulangan anda juga dapat melihat kaki dari ayam mangon. Ayam magon memiliki ciri ciri khusus pada bagian kakinya. Kaki ayam magon cukup besar dan mempunyai sisik yang kering. Warna kaki dari ayam tersebut juga cenderung gelap seperti warna bulunya.